Hari Pembantaian Masal Yang Legal

Hari Pembantaian Masal Yang Legal 11:09
Hari Pembantaian Masal Yang Legal - Tepat malam ini adalah malam dimana mereka mereka yang esok pagi akan menjadi korban pembantaian begitu sedih . Atau mungkin bahagia . Ya , malam takbir Idul Adha dimana ini adalah terakhir kalinya mereka melihat indahnya bintang dan menikmati sinar bulan separuh yang teduh .

Para kambing dan sapi yang esok bakal jadi korban . Korban ?
Terlalu kasar mungkin jika dikatakan korban karena pada umumnya orang orang menyebutnya Binatang Qurban , yang menurut saya artinya sama saja .

Disini saya tidak akan membahas dan bica sesuatu yang bersifat ilmiah dan bisa dirumus dengan ilmu logika . Tapi disini saya hanya akan melihat Hari Idul Adha dalam perspektif saya pribadi .
Perasaan ini sebenarnya sudah agak ama berkecamuk dalam benak saya mengenai nasib para binatang dan dongeng mengerikan dibaliknya .

Bicara soal Qurban , adalah merujuk ke kisah Nabi Ibrahim As dan putranya Ismail yang terus terusan diceritakan setiap tahunnya itu untuk mengenang sekaligus untuk mengingatkan para umat beragama untuk meneladani dan menjalankan apa yang mereka berdua lakukan . Namun tidak pernah sedikitpun dibahas tentang hakikat dari pristiwa penuh makna itu . Yang selama ini diceritakan , digembor gemborkan , ditularkan secara turun temurun adalah cerita Dongeng manipulatif .

Ya , demi mudahnya penyebaran cerita dan ajaran makanya dibuatlah cerita yang membuat orang kagum dan akhirnya percaya begitu saja tanpa pernah sedikitpun mengkoreksi benar atau tidaknya cerita tersebut .

Anda mungkin akan bertanya tanya dan mulai menyalahkan omongan saya kali ini , dan silahkan . Saya sudah bilang diawal bahwa saya melihat dari perspektif saya yang sudah tentu berbeda dengan apa yang anda lihat .

Nasib para binatang 
Saya pernah berbincang cukup panjang dengan seseorang yang tengah menjalani pendidikan intens ilmu keagamaan . Saat itu kita membahas mengenai hewan dan kehidupan . Jika kita bicara hewan dan kehidupan binatang tentu kita akn mengenal yang namanya rantai makanan bukan ? Ingat pelajaran SD dulu tentang siapa saja yang terlibat dalam rantai makanan itu ? Siapa yang terakhir memangsa ?

Anda masih ingat ? Dan siapa yang paling buas diantaranya ?
Oke , mungkin anda lupa dan saya juga mulai sedikit pikun sekarang ini . Sekarang saya tanya gini saja , siapa binatang paling buas yang masih eksis dan dikenal dengan raja hutan ?

Singa ? Apa singa menurut anda adalah binatang paling buas ?
Tidak menurut saya . Ada yang jauh lebih buas lagi . Siapa ? Gorrilla ? Bukan .

Beruang kutub ?
Beruang kutub adalah binatang mamalia terbuas di kutub utara , bukan di dunia . Dan dia merupakan predator terbesar , tapi bukan berarti paling buas . Karena ada yang jauh lebih buas dari semua spesies binatang yang ada . Dan dialah Manusia .

Anda tidak terima dengan ucapan saya dan mulai ingin mengutuk saya ?
Silahkan saja . Kenapa saya katakan Manusia adalah salah satu dari jenis Binatang ?

Apa anda tidak ingat seprti apa bentuk dan jenis manusia ?
Manusia adalah makhluk mamalia yang berotak besar , dia sama dengan sapi yang juga menyusui anaknya , melahirkan dan memiliki kesamaan dalam berbagai macam hal yang lain . Tapi otak besar manusia yang jauh lebih sempurna dari binatang lain membuat manusia mengelak dari apa yang seharusnya ia akui , takni binatang . Sudahlah janganbawa kitab dalam marteri ini , karena saya tidak butuh sapi pengangkut kitab . yang tidak bisa jadi hewan Qurban karena tidak layak .

Kebuasan manusia karena otaknya ini kemudian membawa manusia untuk bertindak semaunya sendiri dan semakin buas . Dan dari otaknya ini kemudian ia mengalihkan tokoh terbuasnya kepada Singa menjadi si raja Hutan atau Rimba . Yang padahal manusia lah si raja hutan itu . Apa anda tau seperti apa dulunya bumi ini ? Perkotaan atau Hutan dan Gurun ?
Ya , mungkin ketika anda lahir bumi ini sudah padat dengan segala macam bentuk bangunannya yang megah dan tidak mencerminkan bahwabumi ini memiliki hutan dan hanya menyisakan Hutan dibeberapa titik tertentu saja . Lalu disana manusia masih menyisakan beberapa tokoh binatang yang ditokohkan menjadi sebuah kerajaan dengan menetapkan Singa menjadi rajanya .

Inilah kebuasan manusia .

Dalam obrolan saya saat itu , saya masih ingat persis seperti apa point yang saya tanyakan ini dan juga jawaban yang menyertainya . "Apa sih fungsi binatang dan bagaimana nasib mereka ?"

Jawaban paling konkrit saat itu adalah bahwa "Binatang diciptakan untuk manusia pelajari,perhatikan,rawat dan makan" .

Pertanyaannya adalah kenapa harus berakhir dengan kata makan ?
Itulah manusia , mungkin bisa berbuat baik dengan merawat binatang , jenius dengan mempelajari binatang , tapi tetap tidak bia menyembunyikan kebuasannya ketika ia merasa ingin memakannya meskipun baru mengucapkannya dan ia akan selalu menutupinya dengan kecerdasan yang dimilikinya .

Iya mungkin anda mulai mengatakan saya aneh dan munafik . Saya akui saya bukanlah Vegetarian dan saya suka daging dan itu wajar karena saya manusia yang buas . Paling buas diantara makhluk lainnya .

Anda masih ingat bukan bahwa manusia termasuk makhluk Omnivora ( pemakan segala ) ? dan dalam materi itu siapa yang menjadi perbandingan ? Binatang lain kan seperti Sapi yang Herbivora ( pemakan tumbuhan ) dan juga Singa yang Karnivora ( pemakan Daging ) . Sekarang melihat fakta tersebut kita bisa menilai saiapa yanglaing serakah dan buas ?
Sebuas buasnya Singa , ia hanya memakan Daging dan sedikit daun untuk obat .
Serakus rakusnya sapi ia hanya akan memakan tumbuhan favoritnya .
Tapi manusia memakan semuanya . Bahkan ada beberapa manusia yang memakan jenisnya sendiri ( kanibal ) . Anda masih mengelak dengan fakta tersebut bahwa Spesies anda adalah Binatang buas ?

Mengenai Pembantaian masal yang Legal ini , pertanyaan saya adalah apa yang dirasakan oleh para binatang atau si calon korban itu ? Saya yakin anda dapat membayangkan dan merasakannya .

Jika merujuk pada penjabaran singkat secara umumnya sih memang baik , bahwa korban itu akan menjadi manfaa untuk banyak orang . Dihari itu ( besok ) semua orang kan makan daging , yang jarang sekali makan daging akan ikut makan daging mahal ( kambing atau sapi ) . Tapi saya katakan sekali agi bahwa hidup bukan hanya soal makan.

Dan tahukah anda bahwa tidak ada perintah untuk berkurban di hari Idul Adha ???

*Hanya pikiran liar

Share this Article

Related Posts

Previous
Next Post »

Arahkan Kursor dibawah ini untuk memberikan komentar.
No HyperLink dan Komentar Hit&Run akan diacuhkan . Berkomentarlah dengan bahasa yang baik dan benar EmoticonEmoticon